WhatsApp Image 2017-08-01 at 9.39.33 AM

KPA Wilayah Sultra Desak Kanwil ATR/BPN Segera Tindaklanjuti Lokasi Prioritas Reforma Agraria Region Sulawesi

Kendari (kpa.or.id) – KPA Wilayah Sulawesi Tenggara bersama serikat tani anggota diantaranya Serikat Tani Konawe Selatan (STKS) dan Serikat Tani Buton (Serabut) mengunjungi Kantor wilayah ATR/BPN Sulawesi Tenggara di Kendari, Senin, (31/7). Selain membawa beberapa serikat/organisasi anggota tersebut, KPA Wilayah Sultra juga ditemani salah satu Dewan Nasional (DN) KPA, Kisran Makati.

Agenda kunjungan ini merupakan tindak lanjut konsolidasi lokasi prioritas reforma agraria region Sulawesi yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Tujuan tindaklanjut ini guna memastikan lokasi-lokasi konflik agraria yang telah diserahkan KPA saat konsolidasi tersebut menjadi prioritas bagi kementiran/lembaga untuk segera dijadikan lokasi prioritas RA di daerah.

Kedatangan ini disambut langsung oleh Kakanwil ATR/BPN Sultra, Benni Hermawan dan Kabag Hukum, Irwan.

“Kedatangan kami ini ialah hendak memastikan bahwa data lokasi prioritas yang telah diserahkan. Kami meminta agar segera ditindaklanjuti untuk dijadikan lokasi prioritas RA”, ucap Torop, Kordinator KPA Sultra.

Dalam kesempatannya, Benni Hermawan menjelaskan bahwa ada 3 wilayah kabupaten yang akan segera menjadi target lokasi prioritas RA tahun ini, yakni Kabupaten Kolaka, Buton Utara dan Kabupaten Muna .

Untuk kabupaten Kolaka, kami akan segera meredistribusikan sekitar 200 hektar tanah terlantar yg merupakan tanah milik perusahaan kakao yang sudah sejak lama dikuasai warga,” Ujar Benni

Begitu juga di Kabupaten Muna yang akan segera diredistribusikan lahan Eks HGU PT Tobea kepada 800 kk dan tanah eks HGU PT Tompenan di kabupaten Buton Utara.

Lebih lanjut, Benni menjelaskan, untuk di 3 kabupaten yang saat ini ditetapkan sebagai lokasi prioritas pelaksanaan program RA terutama di Sultra, pemerintah tidak sebatas meredistribusi lahan kepada warga. Akan tetapi ada program lanjutan yang akan dilakukan pemerintah untuk memastikan lahan yg menjadi objek benar- benar manjadi lahan produktif bagi penerima manfaat ke depan.

“Nanti akan disediakan juga program-program penunjang untuk keberlanjutannya (red; acces reform),” tambah Benni.

Selain pembahasan lokasi prioritas RA yang sudah ditetapkan. Kanwil ATR/BPN Sultra secara kelembagaan memberikan ruang bagi KPA Sultra dan serikat/organisasi tani untuk bekerjasama dalam rangka mendorong pelaksanaan reforma agraria di Sulawesi.

Rencana ini sudah masuk target penganggaran tahun 2018. Kabupaten Konawe Selatan menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam rencana ini. Konawe Selatan sendiri merupakan wilayah sebaran basis anggota STKS yang saat ini banyak mengalami konflik agrarian, khususnya di lokasi- lokasi transmigrasi.

Dalam penanganan kasus konflik agraria di lokasi transmigrasi, pihak kanwil berjanji akan berkoordinasi dengann bupati konawe selatan dan kementrian/lembaga terkait. (BW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *