WhatsApp Image 2016-11-28 at 9.57.42 AM

Inovasi dari Sigi: RA di Kabupaten

Diseminasi Publik Tata Kelola Hutan dan Lahan Partisipatif dalam Kerangka Reforma Agraria di Kab. Sigi dan Lokakarya Persiapan Reforma Agraria di Tingkat Kabupaten, 28-30 November merupakan dua rangkaian acara yang diinisiasi oleh Bupati Sigi, Kantor Staf Presiden, Kementerian ATR dan Konsorsium Pembaruan Agraria untuk membahas implementasi reforma agraria di tingkat Kabupaten.

Acara yang diselenggarakan di Aula Utama Ponpes Madinatul Ilmi Dolo dimulai dengan pembukaan oleh Bupati dan diikuti dengan diskusi publik yang dibagi kedalam dua sesi, sesi pertama tentang kebijakan reforma agraria berupa redistribusi 9 juta Ha dan sesi selanjutnya adalah gerakan rakyat dalam implementasi RA. Pembicara di sesi pertama diisi oleh Kementerian ATR, Kementerian LHK, Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. Sementara sesi kedua diisi oleh Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria, Kepala BPKH Sulteng, Kakanwil ATR Sulteng.

Dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Sulteng, SKPD di tingkat Provinsi, SKPD di lingkungan Pemkab Sigi, seluruh Camat dan Kepala Desa di Kab. Sigi, acara diseminasi tersebut hendak mendorong adanya sinergi kerja dari tingkat Kabupaten hingga ke desa-desa. Bupati Sigi menekankan bahwa reforma agraria yang menjadi salah satu prioritas Jokowi JK harus mampu dimaksimalkan untuk menyelesaikan konflik agraria dan memberikan keadilan bagi rakyat. Maka acara ini dimaksudkan untuk mempersiapkan seluruh perangkat guna mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Bupati Sigi juga memaparkan bahwa konflik agraria terutama di sektor Kehutanan di Kab. Sigi menjadi akar kemiskinan dan ketimpangan. Selama ini rakyat belum memiliki akses terhadap sumber-sumber agraria, bahkan kerap menjadi korban dari penetapan wilayah hutan lindung dan wilayah konservasi. Maka, pemerintah daerah harus aktif menyelesaikan hal tersebut dengan berbasis pada nilai-nilai keadilan sosial.

Momentum politik adanya program RA Jokowi JK dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017 telah disambut dan direspon oleh Pemkab Sigi secara tepat. Melalui proses penerjemahan dan penyelarasan dengan visi misi dan rencana pembangunan daerah, Bupati Sigi membuktikan bahwa pemerintah daerah bisa berperan aktif dalam memastikan momentum tersebut berjalan di lapangan. Di Kab. Sigi sendiri, RA menjadi agenda prioritas dalam rencana pembangunan daerah hingga tahun 2022.

Acara diseminasi hari pertama ditutup dengan diskusi kelompok per kecamatan untuk menyusun langkah-langkah di tingkat desa dan antar desa dalam mengimplementasikan RA di Kab. Sigi. Selanjutnya, besok dan lusa, tanggal 29-30,  acara Lokakarya Persiapan Reforma Agraria di Tingkat Kabupaten akan diselenggarakan di tempat yang sama dan diikuti oleh peserta dari 20 Kabupaten seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *