WhatsApp Image 2017-10-02 at 8.57.37 PM

HTN 2017: Peringati Hari Tani Nasional 2017, STI dan AMRI Gelar Lomba Hadroh dan Kegiatan Donor Darah

Indramayu (kpa.or.id) – Setelah bergabung dalam aksi Hari Tani Nasional di Jakarta, Rabu, (29/9) lalu. Kali ini Serikat Tani Indramayu (STI) masih dalam rangkaian memperingati Hari Tani Nasional 2017 menggelar lomba hadroh se-Kabupaten Indramayu dan kegiatan sosial donor darah, Minggu, (1/10) di Desa Bangong, Kecataman Kroya, Indramayu, Jawa Barat.

Acara ini terselenggara atas kerjasama STI dengan Angkatan Muda Rifa’iyah (AMRI) dengan salah satu tujuannya untuk mensosialisakan Hari Tani Nasional yang setiap tahun diperingati pada tanggal 24 September 2017. Selain itu, acara ini juga ditujukan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berdampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mensosialisasikan serta menyemarakan peringatan hari tani nasional 2017. Selain itu juga guna merubah pandangan beberapa pihak khususnya di Indramayu kepada STI sebagai gerakan tani yang sering dituduh membuat ribut dan gaduh. Bahkan kami pernah diisukan sebagai PKI, ujar Asep Maulana, Sekjend STI.

Senada dengan itu, Ketua DPD AMRI Indramayu, Ust. Muhyidin, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan berharap terus berlanjut diantara STI dan AMRI. Tidak tertutup kemungkinan ke depan semakin banyak para pihak di Indramayu yang bergabung atau menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa.

Acara ini terlaksana atas inisiatif dua organisasi dengan latar belakang yang berbeda namun saling membutuhkan. STI yang berlatar orang-orang pekerja dan kemudian AMRI merupakan orang-orang yang agamis, kemudian berkumpul menjadi satu dan Insha Allah sinergi itu akan bermanfaat untuk kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Kabupaten Indramayu ini,” tutur Muhyidin.

Sejak pagi, warga desa dan peserta lomba hadroh telah memadati tempat berlangsungnya acara. Konfirmasi dari panitia, terdapat setidaknya 36 peserta lomba hadroh ini yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu. Sementara warga juga antusias untuk terlibat dalam kegiatan donor darah, termasuk para tamu undangan.

Menyambung hal tersebut, Sekjend KPA, Dewi Kartika menyampaikan bagaimana pentingnya hari tani diperingati bukan hanya oleh petani, akan tetapi juga semua elemen masyarakat secara luas. Ia juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh STI dengan menggandeng AMRI untuk melaksanakan kegiatan ini.

Saya senang sekali bisa turut hadir dalam peringatan hari tani nasional yang diselenggarakan oleh STI bersama dengan teman-teman dari Rifa’iyah. Ini penting sekali karena memang ini merupakan momentum bagaimana serikat tani bisa membuat banyak kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat di sekitar. Jadi tidak hanya pengorganisasian, tidak hanya kerja-kerja advokasi, tidak hanya bertemu dengan pemerintah-pemerintah terkait. Tapi juga bagaimana silaturahminya dijalin dengan kelompok-kelompok masyarakat lain, terutama para tokoh dan para ulama,” ujar Dewi.

Kami di KPA juga mengajak kepada PP Muhammadiyah, kepada Nahdlatul Ulama untuk mulai berbicara fiqih agraria. Ini penting, karna memang tanah dan sumber kekayaan alam itu adalah anugrah dari Allah SWT yang harusnya dilindungi, yang harusnya menjadi amanat untuk dijaga bersama-sama. Tidak boleh dieksploitasi, tidak boleh dirusak.” tutup Dewi.

Silaturahmi antara STI dan AMRI sendiri ini sudah berlangsung sejak lama, bahkan beberapa orang anggota STI diantaranya merupakan kader dari AMRI. (BW)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *