Lokasi Prioritas Reforma Agraria

-

Penulis : test

Kolaborator : test

terbit tanggal : 18 Nov 2022

-

Konsorsium Pembaruan Agraria menyadari bahwa konsep dan pelaksanaan Reforma Agraria yang tengah dijalankan pemerintah masih keliru dan parsial. Baik di tataran kebijakan maupun implementasi. 

Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang digagas KPA sejak 2016 ini merupakan respon atas situasi tersebut. Sebagai upaya untuk mengkritisi dan meluruskan pelaksanaan reforma agraria agar tidak keluar dari kaidah dan prinsip reforma agraria yang sejati. LPRA merupakan konsep tanding sekaligus cara strategis petani, masyarakat adat, nelayan, dan perempuan Anggota KPA mengkritisi pelaksanaan Reforma Agraria khususnya penentuan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang ditentukan sepihak/Top-Down. 

Lokasi-lokasi yang terkonsolidasikan dalam LPRA diusulkan petani, tidak semata-mata lokasi konflik agraria. Lebih dari itu dalam LPRA lokasi tersebut sudah terorganisir dengan baik, sudah digarap secara penuh,, terdapat data subjek-objek Reforma Agraria yang lengkap dan valid serta mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah.

Lokasi Prioritas Reforma Agraria bukan sekedar data base usulan lokasi reforma agraria, namun LPRA adalah proses yang tak terpisahkan dari pengembangan Desa Maju Reforma Agraria (DAMARA). Dimana LPRA adalah tahapan serikat tani dalam proses “Tata Kuasa”, dimana serikat tani melakukan identifikasi luas dan jumlah kepemilikan tanah keluarga petani, merombak struktur ketimpangan penguasaan tanah di tingkat petani, menentukan calon penerima redistribusi tanah dan memastikan perlindungan hukum atas tanah-tanah petani.

KPA bersama serikat tani dan beberapa jaringan KNPA awal tahun 2017 menyusun format data LPRA bersama-sama. Format yang tidak rumit namun mampu memberikan informasi-informasi penting di dalamnya. Kemudian format LPRA (berupa detail data subjek dan objek tanah) yang sudah disepakati langsung didistribusikan ke seluruh anggota KPA. Mekanisme pengumpulan data LPRA berada dalam koordinasi Tim LPRA Nasional beserta 16 tim LPRA di 16 Daerah.

Share